Friday, July 3, 2020
Refki Rusyadi

Refki Rusyadi

Dosen IAIN Tulungagung.

Kenikmatan Membaca Alquran saat Ramadan

Bahasa Arab Pesantren dan Nasibnya di Masa Depan

Rabu siang, gawai saya berdering. Rupanya yang telpon Gus Pete alias Gus Ali syaifullah. Sahabat sejak mondok 2002 lalu. Dalam percakapan via telepon itu beliau bilang hendak mampir ke rumah. Setiap ketemu, kami selalu membincangkan tentang pesantren dan perkembangannya. Maklum saja, dengan umur yang masih muda, saat ini beliau diamanahi untuk ngopeni (ngurusi) pesantren keluarga di desanya. Jadi menurut Gus yang satu ini, dia butuh...

Fenomena Artis Hijrah Jadi Pendakwah, Memotret Islam dan Budaya Populer

Fenomena Artis Hijrah Jadi Pendakwah, Memotret Islam dan Budaya Populer

Prolog Sebagaimana kita tahu, Islam hadir di muka bumi membawa misi kemanusiaan yang sangat luhur bagi sekian peradaban manusia yang terpuruk dan jahil. Sebagai agama dengan misi Teologi pembebasan --- Di awal dakwahnya, Islam di elu-elukan oleh kaum-kaum minoritas sebagai pembebas dan penyelamat jiwa mereka dari tirani kekuasaan yang dhalim. Hal ini tergambar dari sekian misi para nabi Allah yang berpihak pada kaum papa tadi....

Ternyata Gus Dur Tidak Sesantuy Itu

Pernah dengar istilah gitu aja kok repot?, pasti pernah atau bisa jadi sering. Slogan ini terasa akrab di telinga kita tentunya. Terlebih slogan ini dicetuskan oleh tokoh Bangsa yang sangat kita cintai yakni Gus Dur. Dengan slogan ini, kesannya Gus Dur itu orangnya santuy, dan sellaw (penulisan aslinya slow, dari serapan bahasa inggris) tidak mau repot. Apapun masalahnya, beliau terkesan enteng mensikapi itu semua. Maka...

Mengapa Orang Lebih Terenyuh Mendengar Motivator Ketimbang Bacaan Alquraan?

Mengapa Orang Lebih Terenyuh Mendengar Motivator Ketimbang Bacaan Alquraan?

Sering kita dengar di beberapa riwayat, para sahabat Nabi Muhammad kedapatan menangis tersedu-sedu, ketika ayat al-Qur'an di lantunkan, baik oleh Nabi sendiri maupun sahabat yang lainnya. Tamsilan yang paling masyhur kita ketahui pada riwayat sahabat Umar bin Khattab ketika mendengar adiknya membacakan surat Al-Thoha kepadanya maka terjatuhlah seketika pedang yang sedang terhunus dibawanya. Hatinya tersentuh jatuh semacam tercabik haru. Bahkan kerongkongannya semacam tersedak menahan tangis...

Turots Sebuah Tradisi Literasi yang Dimiliki Peradaban Islam

Turots Sebuah Tradisi Literasi yang Dimiliki Peradaban Islam

Turots. Sebuah istilah yang mungkin banyak dari kita yang sempat ngangsu kaweruh di pondok pernah bersinggungan dengan istilah turots ini. Pelbagai kitab kuning yang kita pernah maknani merupakan bagian dari turots itu sendiri. Walaupun pada dasarnya makna turots tidak melulu harus berupa teks. Turots juga bisa disebut model literasi yang dimiliki oleh peradaban islam. Saat ini mungkin tidak semua santri mengingat jika kitab kuning memiliki...

Ulil Abshar, Pendekar Barat Bergeser ke Timur

Ulil Abshar, Pendekar Barat Bergeser ke Timur

Mungkin terbilang langka, untuk saat ini seorang sarjana muslim asli Nusantara mampu menyerap dengan baik keluhuran dua kutub pemikiran Barat dan Timur di Usia yang masih muda. Saya sebut Barat, karena frame nalar liberalnya beliau dapati sejak kuliah di Amerika, dan saya ambil diksi Timur, karena Beliau adalah seorang santri pondok salaf tulen, itu terlihat dari lancarnya beliau nyarehi kitab gundul ihya dengan maknanan Pegon...

Ada Kaitan Idul Fitri dan Walisongo, Apa Makna Idul Fitri Sebenarnya?

Ada Kaitan Idul Fitri dan Walisongo, Apa Makna Idul Fitri Sebenarnya?

Untungnya saya belum sekonyol Lora yang baru saja viral menyalahkan doa Gus Mus. Saat itu Kiai Mustofa Bisri berdoa untuk Indonesia. Padahal, dengan gelar ulama yang disandangnya, mana mungkin lah seorang Gus Mus lalai dalam berdoa, kalo cuma kesalahan gramatikal saja, bagi saya seorang Gus Mus akan jauh dari hal itu. Lha setiap harinya beliau mbalah kitab gundul. Mimpin ngaosnya santri di pesantren yang beliau...

Makna Ngaji dan Alasan Tepat untuk Memilih Pesantren

Makna Ngaji dan Alasan Tepat untuk Memilih Pesantren

Saya ngantuk berat. Tapi diskusi siang itu membuat saya harus melawan rasan kantuk. Bagi saya, diskusi memang lebih berharga ketimbang urusan tidur. Saya berangkat. Diskusi pun mulai. Saya duduk di pojokan. Diskusi telah selesai. Namun, pembahasan di ruang diskusi masih terus berlanjut. Dari diskusi itu saya sadar ada perluasan makna bagi sebuah diksi yang kini hadir di tengah-tengah kita dan mungkin tanpa kita sadari. NGAJI....