Teladan Keilmuan dan Ketepatan Waktu dari Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang
Malang — Civitas akademika Universitas Negeri Malang (UM) berduka atas berpulangnya Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed., dosen senior Fakultas Psikologi yang wafat pada Rabu, 10 Desember 2025 pukul 23.00 WIB dalam usia 59 tahun.
Dikenal luas sebagai sosok teladan dalam hal ketepatan waktu, kedisiplinan, dan integritas akademik, Prof. Fattah—akrab disapa Prof. Han—meninggalkan jejak mendalam di hati kolega, mahasiswa, dan alumni. Selama hampir empat dekade mengabdi sejak 1988, beliau menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan ilmu psikologi di UM. Ia juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Program Studi S2 dan S3 Psikologi, yang dijalankan dengan dedikasi penuh.
Akar Pesantren, Karakter Santun
Latar belakang Prof. Han yang berasal dari lingkungan pondok pesantren membentuk karakter beliau yang tawadhu, tertib, dan ikhlas. Ia merupakan bagian dari keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor, yang nilai-nilainya melekat kuat dalam pribadi dan cara beliau membimbing generasi akademik.
Prosesi Pengantaran Sang Ulama Intelektual
Prosesi penghormatan terakhir kepada almarhum dimulai dari rumah duka, tempat keluarga dan kerabat memberikan doa perpisahan. Jenazah kemudian disalatkan di Masjid Al-Hikmah Universitas Negeri Malang, disaksikan oleh ratusan kolega, mahasiswa, dan alumni yang datang mengiringi.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, rombongan dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Psikologi UM mengantarkan kepergian almarhum menuju Ponorogo, tanah kelahirannya. Rombongan besar ini berangkat bersama menggunakan satu bus fakultas, sebuah simbol kebersamaan dan cinta para kolega terhadap sosok Prof. Han.
Sesampainya di Ponorogo, almarhum dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Pondok Modern Darussalam Gontor. Prosesi doa dan pengantaran dipimpin langsung oleh pengasuh Pondok Gontor, memberikan penghormatan terakhir bagi putra terbaik pesantren yang telah mengabdi luas melalui dunia pendidikan dan psikologi.
Kesan Mendalam dari Alumni
Banyak alumni menyampaikan duka dan rasa kehilangan yang mendalam. Salah satunya adalah Laila Sa’dah, alumni Program Doktor Psikologi UM yang merupakan salah satu bimbingan promosi almarhum. Ia menyampaikan kesan penuh haru:
“Sampean piyantun sae, dedikasi keilmuan panjenengan bermanfaat untuk banyak masyarakat.”
Ungkapan tersebut menggambarkan betapa besar jasa Prof. Han bukan hanya dalam dunia akademik, tetapi juga dalam membentuk pribadi dan masa depan mahasiswa yang beliau bimbing.
Warisan Ilmu dan Keteladanan
Kepergian Prof. Han meninggalkan duka mendalam, namun warisannya—baik dalam bentuk ilmu, karya ilmiah, maupun keteladanan hidup—akan terus hidup dalam diri mereka yang pernah disentuh oleh bimbingannya. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai guru bangsa yang lembut, disiplin, dan penuh pengabdian.
Selamat jalan, Prof. Han.
Terima kasih atas cahaya ilmu dan keteladanan yang telah Engkau wariskan.
Artikel Terkait
Ribuan Jamaah Antusias Hadiri Pengajian Seloso Legi
Gelar LKD, Bentuk Kader Militan dalam Berkhidmat
Diskusi
Artikel Populer
-
Sayyid Abdullah Mliwang, Mbah Buyutnya Para wali Tanah Nusantara?
-
Pesan Gus Baha’ Kepada Para Lelaki yang Tidak Punya Uang
-
Selain Sunan Bonang, Ada Enam Makam Auliya di Tuban yang Perlu Dikunjungi
-
Ini Penjelasannya, Mengapa Saat Ngaji Gus Baha Tidak Live Youtube
-
Makna Tahlil, Selamatan, Kenduri, Berkat Dalam Tradisi NU
Tinggalkan Komentar