Jombang – Pembukaan Muktamar NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Peterongan menarik antusias. Ratusan ribu warga nahdliyin hadir di Lapangan Untung Suropati, Kamis (27/8).
Salah satu yang datang berombongan adalah warga nahdliyin dari Kecamatan Rejoso Nganjuk. Mereka datang dengan naik sepeda motor.
Dengan menempuh perjalanan selama 1,5 jam, meraka menghadiri pembukaan Muktamar NU yang dihadiri Presiden Rl.
“Saat sampai di Kecamatan Jatikalen, tadi dihentikan oleh Kapolek untuk diberi pengarahan agar perjalanan aman dan selamar,” ujar Kiai Imam Hartoyo, ketua rombongan.
Ketua MWCNU Rejoso ini menambahkan tujuan utama agenda ini ngalap berkah dari para kiai NU. “Tadi ziyarah ke makam KH Wahab Hasbullah dan KH Ahmad Jamaluddin,” imbuhnya.
Saat ziyarah, rombongan dipertemukan dengan Arif Hidayat. Dia adalah anggota Banser yang nggowes menuju Muktamar NU dari Kabupaten Musi Rawas Utara Sumatera Selatan.
Sosok yang bernama Mas’un saat mudanya ini viral saat menempuh perjalanan 14 hari dengan nggowes. Bapak tiga anak ini aslinya Cilacap Jawa Barat.
“Tahun 2019 dulu sempat jalan kaki selama 17 hari dari Musi Rawas ke kantor PP GP Ansor dan PBNU di Jakarta,” kenangnya.
Sebenarnya dia ingin berjalan kaki lagi dari Musi Rawas ke Tambakberas. “Tapi instruksi dari GP Ansor Pusat, disuruh memilih naik sepeda motor atau nggowes, karena jalan kaki tidak diizinkan,” ujarnya.
“Kami ke Muktamar NU ini sama-sama mencari berkah para pendiri NU, tidak ada maksud lain, ” pungkasnya.