Suluk ID – Merawat Islam yang Ramah Kirim Artikel

Gelar Munaqasah Tahfiz, Kepala SMK Dwija Bhakti 2 Jombang Tegaskan Pentingnya Karakter Qur’ani

Hari Prasetia

JOMBANG—Suasana penuh khidmat menyelimuti beberapa ruang kelas SMK Dwija Bhakti 2 Jombang saat pelaksanaan Ujian Munaqasah Tahfiz Al-Qur’an dan Hadis Pilihan pada hari kedua, Jumat (5/6/2026).

Kepala SMK Dwija Bhakti 2 Jombang, Musa Efendi, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin untuk menguji hafalan, melainkan bagian penting untuk menjaga eksistensi Al-Qur’an dan sabda Nabi Muhammad saw. dalam pedoman hidup generasi muda.

“Atas nama Kepala SMK Dwija Bhakti 2 Jombang, saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Ujian Munaqasah Tahfiz Al-Qur’an dan Hadis Pilihan,” ujarnya.

Musa menjelaskan, program tahfiz merupakan salah satu program unggulan yang diarahkan untuk membentuk generasi muda unggul, berkemajuan, dan berkarakter Islami. Hal ini selaras dengan slogan sekolah, yaitu SANTRI (Santun, Ahli, Terampil, dan Berani).

“Kegiatan ini bukan sekadar ujian hafalan, tetapi bentuk ikhtiar menjaga Al-Qur’an sebagai Kalamullah dalam hati dan kehidupan,” tuturnya.

Di tengah perkembangan zaman yang menghadirkan tantangan moral bagi remaja, program tahfiz di sekolah diharapkan mampu beroperasi sebagai benteng akhlak peserta didik. Mengingat tingginya tingkat perjuangan, kesabaran, dan kedisiplinan yang dibutuhkan, seluruh peserta munaqasah disebut sebagai murid-murid pilihan.

“Menghafal Al-Qur’an bukan perkara mudah. Dibutuhkan kesabaran, keistiqamahan, kedisiplinan, dan perjuangan luar biasa,” imbuh Musa.

Beliau juga berpesan agar murid tidak berhenti secara kognitif pada hafalan semata. Hafalan yang baik harus termanifestasi melalui sikap santun dan tanggung jawab sosial, sehingga para penghafal Al-Qur’an dan Hadis di SMK Dwija Bhakti 2 mampu menjadi teladan konkret di tengah masyarakat.

“Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sumber akhlak, dan kekuatan menghadapi masa depan,” pesannya.

Di samping memotivasi para peserta ujian, pihak sekolah juga mengatribusikan apresiasi penuh kepada pembimbing tahfiz dan orang tua peserta didik. Mereka dinilai memiliki andil fundamental dalam membersamai proses hafalan anak-anak menuju generasi yang berkah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada para ustaz, guru pembimbing, dan orang tua murid,” pungkasnya.

Hari Prasetia
Ditulis oleh

Hari Prasetia

Pengurus LTN MWCNU Diwek Jombang

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Topik Populer