Suluk.ID โ€“ Merawat Islam yang Ramah Kirim Artikel

KKG PAl SD Kabupaten Jombang Gelar Tadarrus al-Qur’an

Mukani

Jombang – Ratusan siswa SD meramaikan Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang, Senin (23/2). Mereka mengikuti pembukaan Tadarrus al-Qur’an. Kegiatan pertama kali ini diinisiasi oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAl) SD Kabupaten Jombang.

Tampak hadir kepala Dinnas Pendidikan dan Kebudayaan (P & K) Wor Windari, Kasi PAl Kementerian Agama Jombang Syaiful Bahri dan pengurus takmir Masjid Agung Jombang. Termasuk para pengawas PAl, pengawas SD, kepala sekolah, guru pendamping dan pengurus KKG PAl SD.

Ketua KKG PAl SD Kabupaten Jombang, Zainur Rofiq, menjelaskan kegiatan ini sebagai belajar bagi siswa dan guru. “Terutama untuk mengetahui lebih dalam tentang al-Qur’an,” ujarnya.

Tadarrus al-Qur’an ini, lanjutnya, juga sebagai bentuk apresiasi bagi para pembaca. “Sehingga disiarkan langsung secara live streaming,” imbuhnya.

Dirinya mengaku sinergi semua pihak dalam melaksanakan tadarrus al-Qur’an. “Sehingga peserta yang ikut akan diberi piagam penghargaan,” imbuhnya.

“Kegiatan ini akan berlangsung setiap hari sampai Jumat, 6 Maret 2026 nanti,” ujar Adlan Fahmi, humas panitia. “Ada sepuluh siswa setiap hari yang membaca dengan target tiga juz, mulai jam 8 pagi sampai adzan Dzuhur,” imbuhnya.

Para peserta kegiatan, lanjutnya, berasal dari siswa SD. “Baik SD negeri maupun swasta dari seluruh pelosok wilayah di Jombang,” imbuh kepala SDN Wonosalam 5 ini.

Kepala Dinas P & Wor Windari mengapresiasi Tadarrus al-Quran siswa SD ini sebagai kegiatan luar biasa. “Karena hasil kolaborasi semua pihak untuk memfasilitasi anak-anak hebat ini,” imbuhnya.

“Ini akan memberi pengalaman lebih untuk anak-anak, terlebih al-Qur’an tidak hanya dibaca, tapi juga perlu difahami,” tandasnya. “Harapan saya mereka akan menjadi generasi Jombang yang Qur’ani dan berakhlakul karimah,” pintanya.

Apresiasi juga diberikan oleh Kasi PAI Syaiful Bahri. “Ini suatu prestasi bagi anak-anak SD, kami mengapresiasi setinggi-tingginya,” ujarnya.

Pria berkacamata ini menambahkan, kegiatan ini sebagai bentuk pembentukan kultur Islami di SD. “Karena itu menjadi kewajiban Kementerian Agama dalam mengawal keberagamaan di SD, sebagai benteng dalam mewujudkan Islam yang moderat,” tandasnya.

Hal senada disampaikan pengurus takmir Masjid Agung. “Sehingga akan melengkapi kegiatan Ramadhan di Masjid Agung ini, karena sorenya sudah ada pentas seni Islami,” ujar Hanafi, sekretaris takmir.

Pihaknya berharap di tahun mendatang bisa dilanjutkan. “Jika perlu di luar bulan Ramadhan juga bisa digelar acara seperti ini,” pungkasnya. (muk)

kontributor: Mukani, LTN MWCNU Diwek

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Topik Populer