Jombang – Keunikan dilakukan SMAN 1 Jombang saat menggelar Pondok Ramadhan. Pembukaan dilakukan Kamis (26/2). Menurut rencana, kegiatan berlangsung hingga Sabtu (28/2).
Sekolah yang berada di utara alon-alon Jombang ini berkolaborasi dengan Pesantren Urwatul Wutsqo Bulurejo Diwek. Terutama dalam memperdalam materi akidah, fikih dan akhlak.
Kepala SMAN 1 Jombang, Dyah Ayu Endrianingsih, menuturkan Pondok Ramadhan digelar rutin setiap tahun di sekolahnya. “Tahun ini kita mendatangkan para narasumber dari Pondok Pesantren Urwatul Wutsqo Bulurejo,” ujarnya.
Perempuan berkacamata ini berharap adab para peserta bisa meningkat. “Sehingga keberkahan Ramadhan diraih anak-anak, saya berharap semua mengikuti kegiatan dengan baik,” pintanya.
Hal ini diapresiasi Nyai Hj Chumaidah, pengasuh Pesantren Urwatul Wutsqo. “Kami sudah terbiasa dengan beberapa SMA yang menggelar pondok Romadhon di pesantren kami,” ujarnya.
Doktor UIN Sunan Ampel Surabaya ini mengaku datang bersama tim narasumber. “Agar nuansa kepesantrenan muncul dalam kegiatan yang digelar tetap di sekolah ini,” harapnya.
Ditemui di lokasi acara, ketua panitia Bilqis lntan Nur Aini, menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti 321 peserta. “Itu semua siswa kelas X, yang izin hanya satu siswa karena opname di rumah sakit,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, lanjutnya, acara diisi dengan shalat fardhu berjamaah, tadarrus al-Qur’an dan shalawat tarawih. “Termasuk shalat tahajud berjamaah,” imbuhnya.
Dirinya mengakui sesi sahur dan buka bersama menjadi momentum yang mengesankan. “Itu berdasar pengalaman tahun kemarin, insya Allah sama di tahun ini,” ucapnya.
“Karena mereka belum pernah melakukannya bareng-bareng di sekolahan,” ujarnya. “Sehingga diharapkan kerukunan antar warga sekolah semakin meningkat,” tambahnya.
Bagi siswa non-Islam, imbuhnya, harus mengikuti Pondok Kasih. “Lokasinya di ruangan kelas, sebanyak 14 siswa kelas X, dibimbing langsung Pak Hari Tjahono, guru agama Kristen di sekolah sini,” pungkasnya.
kontributor: Mukani, guru PAl SMAN 1 Jombang