Jombang – Bakti sosial digelar Masjid At-Taqwa Sumoyono Desa Cukir, Rabu (4/3) sore. Agenda ini kerjasama dengan Rumah Sakit Hasyim Asy’ari (RSHA) Tebuireng, Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) dan Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM-NU) Kecamatan Diwek.
Ratusan jamaah menyerbu halaman masjid yang digelar pengecekan dan pengobatan gratis. Termasuk penyuluhan kesehatan dan bagi takjil.
Ketua takmir masjid At-Taqwa Khoirul Abidin menjelaskan, kegiatan ini semuanya gratis. “Jenis pemeriksaan gratisnya buat cek tensi darah, cek kadar gula, cek kolestrol dan cek asam urat,” ujarnya.
Dia menambahkan, Ngaji Kesehatan ini rutin digelar tiap tahun. “Pekan kemarin juga ada Ngaji Lingkungan, kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang,” imbuhnya.
Rutinitas ini, lanjutnya, rangkaian pengajian kitab Mukhtarul Ahadits karya Sayyid Ahmad Hasyimi. “Yang mengaji kitab ini jelang berbuka setiap hari KH Khoirul Umam, dosen Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng,” imbuhnya.
Dia dan pengurus takmir lainnya menginginkan masjid tidak hanya berkutat persoalan agama. “Tapi juga bermanfaat secara sosial, kesehatan, lingkungan dan lainnya,” tandasnya.
Apresiasi diberikan Direktur LSPT Ahmad Dawam Anwar. Pihaknya senang diajak berkolaborasi dalam memberikan manfaat bagi warga sekitar. “Tadi juga diberikan donasi dari LSPT ke Masjid At-Taqwa ini,” ujarnya.
Dia menambahkan, setiap Ramadhan diakui LSPT berkeliling untuk mengadakan bakti sosial. “Hari kemarin kita mengadakan hal serupa di Kecamatan Bareng,” tambahnya.
Saat menyampaikan penyuluhan kesehatan, Arga Ardianto dari RSHA menekankan pentingnya mengkonsumsi makanan sehat. “Jangan sampai anak-anak kita makan snack penuh bahan pengawet,” imbuhnya.
Perawat dari RSHA ini menambahkan, puasa Ramadhan menjadi momentum untuk mengkonsumsi makanan seimbang. “Jangan sampai sahur dan buka penuh dengan gorengan dan es, sehingga kurang minum air putih,” pesannya.
Hal senada disampaikan KH Khoirul Umam. “Menurut hadits Nabi, memang perut kita harus diisi secara seimbang, baik makanan, minuman dan oksigen,” ujarnya
Orang mukmin yang sehat dan kuat, lanjutnya, lebih baik daripada orang yang sakit. “Sehingga mampu melaksanakan tugasnya dengan baik,” pungkasnya. (muk)
kontributor: Mukani, tim LTN MWCNU Diwek