Jombang — Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Bulurejo menggelar sosialisasi sekaligus pembentukan panitia Musyawarah Ranting (Musran). Kegiatan dihadiri jajaran pengurus ranting NU, badan otonom, tokoh agama dan perwakilan warga Bulurejo. Acara digelar di rumah H Khoirul Umam, Katib Syuriah PRNU Bulurejo, Rabu (7/1) malam.
Acara juga dihadiri sekretaris pengurus MWCNU Kecamatan Diwek, Muhammad Ridlwan. Termasuk Ahmad Rofiq, Ketua LDNU MWC Kecamatan Diwek.
Menurut Abd Rohman, Ketua PRNU Bulurejo, Musran menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sekaligus merumuskan arah kebijakan NU Bulurejo ke depan. “Termasuk sebagai sarana konsolidasi organisasi dan penguatan khidmah NU di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kesuksesan Musran, lanjutnya, sangat ditentukan oleh kerja sama dan tanggung jawab panitia yang dibentuk.
“Musran bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum untuk memperkuat jam’iyyah, merawat kebersamaan dan meneguhkan komitmen pelayanan NU kepada umat,” imbuhnya.
Melalui musyawarah bersama, rapat menetapkan susunan panitia Musran NU Bulurejo. Kepanitiaan itu terdiri dari unsur pengurus ranting dan perwakilan badan otonom.
Panitia yang telah terbentuk, menurut Muhammad Ridwan, diharapkan segera menyusun rencana kerja, timeline kegiatan. “Serta kebutuhan teknis guna memastikan pelaksanaan Musran berjalan lancar dan khidmat,” pintanya.
Rapat berlangsung dengan suasana tertib dan penuh kekeluargaan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian persiapan dan pelaksanaan Musran NU Bulurejo diberi kelancaran dan keberkahan. (kho)
kontributor: H.Khoirul Umam, pengurus Ranting NU Desa Bulurejo



