MESIR – Prestasi membanggakan ditorehkan Muhammad Nur Alam Fajar Syam, guru di SMAN 4 Kota Blitar. Dia memperoleh gelar profesor honoris causa (Prof. HC) dari International Islamic University for Sharia and Sciences Mesir, Minggu (5/4) malam. Gelar itu diperoleh di bidang bahasa Arab setelah menemukan Metode Alam.
“Saya merasa sangat bersyukur dan tidak pernah menyangka akan mendapat gelar profesor honoris causa karena karya Metode Alam ini,” ujarnya dihubungi lewat telpon. Dia berharap ke depan metode ini dapat disebarluaskan kepada seluruh umat Islam.
“Agar semakin banyak umat Islam yang bisa memahami bahasa Arab,” harapnya. “Sehingga mereka mudah memahami syariah agama Islam berdasarkan al-Qur’an dan sunnah,” imbuhnya.
Pria berkacamata ini menjelaskan bahwa Metode Alam ini begitu efektif dan nyata dalam mengajarkan cara memahami nahwu dengan waktu yang sangat singkat. “Sehingga bisa menjadi alternatif metode belajar kaidah bahasa Arab,” ujarnya.
Metode ini, lanjutnya, terbukti sangat ajaib waktu belajarnya. “Karena untuk menyelesaikan level 0 yang setara dengan pembelajaran dua tahun di pondok bisa ditempuh hanya dalam waktu kurang dari dua hari saja,” imbuhnya bersemangat.
Materi pada Metode Alam ini diakui juga sangat lugas. “Karena to the point pada materi yang dibutuhkan para siswa untuk langsung memahami i’rab,” ucapnya.
Yang menarik lagi, imbuhnya, metode ini sangat menyenangkan dan tidak membosankan. “Semua ini diakui berkat gelombang cinta yang digunakan saat pembelajaran berlangsung,” imbuhnya.
Keunggulan utama dari metode ini diakuinya adalah sangat mudah dipahami oleh berbagai kalangan dan usia. Bahkan ada salah satu peserta yang berumur 10 tahun sudah mampu melakukan i’rab dasar dengan baik.
“Bahkan di beberapa pelatihan sebelumnya, para peserta banyak yang berusia lanjut, bahkan ada yang sudah berumur 70 tahun lebih mampu memahami dan praktek i’rab dasar dengan baik,” urainya.
Penemuan metode ini diakui didorong pentingnya bahasa Arab dalam memahami ajaran Islam. “Dan dianggap bahasa Arab itu sulit, padahal mudah,” akunya. “Terlebih memahami bahasa Arab adalah kunci utama seorang santri memahami ilmu agama Islam,” ujar doktor dari UIN Malang ini.
Metode Alam ini diakui bisa menjadi alternatif agar cepat menguasai bahasa Arab. “Metode ini juga efisien dan sangat bermanfaat serta cepat saat para peserta hendak menguasai gramatika bahasa Arab,” pungkasnya. (muk)