Suluk ID โ€“ Merawat Islam yang Ramah Kirim Artikel

Diba’ Akbar, Tandai Peringatan Harlah Fatayat NU di Diwek

Redaksi

Jombang – Sedikitnya 500 anggota Fatayat memadati halaman Masjid At-Taqwa Dusun Sugihwaras Desa Bandung, Minggu (19/4). Mereka mengikuti Diba’ Akbar yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Diwek.

Tampak hadir Ketua PAC Fatayat NU Diwek dan Kepala Desa Bandung beserta jajaran. Termasuk Junita Erma Zakiyah, anggota DPRD Jombang. Hadir pula perwakilan dari Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Jombang.

Selama kegiatan berlangsung, digelar pemeriksaan kesehatan gratis. Pameran produk UMKM dari anggota Fatayat juga digelar di pintu masuk acara.

Rangkaian kegiatan dibuka dengan pembacaan diba’ berjamaah. Dirangkai dengan dzikir tahlil yang dipimpin Kiai Ahsani Taqwim. Dilanjut dengan menyanyikan lndonesia Raya, Syubanul Wathan dan mars Fatayat.

Ketua Ranting Fatayat NU Desa Bandung, Lihayatus Sholikhah, mengakui Diba’ Akbar ini baru dibuka kembali rutinitasnya. “Setelah libur selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Dia menambahkan, Diba’ Akbar di desanya terbilang spesial. “Karena bertepatan hari lahir ke-76 dari Fatayat NU tanggal 24 April nanti,” tambahnya.

Hal senada disampaikan ketua PAC Fatayat NU Diwek lmroatun Nadhifah. Dia mengapresiasi Fatayat Bandung yang berinisiatif agar pembukaan Diba’ Akbar digelar di desanya. “Tidak perlu didorong, sudah mengajukan diri, ini liar biasa Fatayat Bandung,” katanya.

Ke depan dia berharap Fatayat bisa makin bermanfaat bagi para anggotanya. “Tidak hanya sebagai organisasi dan program kerja, tapi bagaimana ikut Fatayat menjadi nyaman, bahagia dan saling menguatkan,” pintanya.

Saat menyampaikan tausiyah, KH Khoiril Anam dari Denanyar berharap proses kebaikan selama bulan Ramadhan diteruskan setelah Lebaran. ” Menjadi orang baik harus melalui proses, sopo gelem rekoso, bakale penak,” ujarnya.

Dirinya berharap seluruh anggota PAC Fatayat NU Diwek bertambah baik dalam semua hal. “Karena ini Syawal itu meningkat, tambah baik dan terus tambah baik,” pintanya.

Cara yang mudah, lanjutnya, dengan melakukan taqwa. “Taqwa singkatan dari Tawadhu, Qona’ah, Wira’i dan Amanah,” pungkasnya.

Acara juga ditandai dengan potong tumpeng menandai hari lahir Fatayat ke -76. Termasuk santunan lewat Gafantara, yaitu Gerakan Sehat Fatayat Santri Nusantara. (kus)

kontributor: Khusnul Khotimah, pengurua LTN MWCNU Diwek.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Topik Populer