Nganjuk β Pemerintah Kecamatan Rejoso terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi muda. Hal ini dilakukan melalui kegiatan pembinaan pengetahuan dan keterampilan bagi remaja, Rabu (20/5). Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Rejoso. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dua pengurus karang taruna dari 24 desa yang ada di Kecamatan Rejoso.
Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Acara ini bertujuan memberikan pembinaan kepada remaja agar mampu mengenali intensitas keterampilan diri, potensi pribadi dan arah pengembangan kemampuan yang dimiliki untuk masa depan.
Kegiatan pembinaan tersebut menghadirkan Camat Rejoso, Teguh Ovi Andriyanto, sebagai narasumber utama. Dia menjelaskan pentingnya generasi muda mengenali potensi dan passion dalam diri masing-masing agar mampu menentukan langkah hidup yang lebih tepat.
“Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua orang yang memiliki pendidikan tinggi selalu sejalan dengan pekerjaan ataupun usaha yang dijalani saat ini,” ujarnya. “Banyak pula tantangan dan perubahan zaman yang menuntut seseorang untuk mampu menyesuaikan diri dengan keadaan,” imbuhnya.
βKadang-kadang remaja terjebak pada pemikiran akademik semata. Padahal kemampuan diri tidak hanya diukur dari nilai pendidikan saja,” tambahnya. Anak muda, lanjutnya, harus mulai mengenali apa yang disukai, apa yang membuat nyaman dan enjoy untuk dilakukan. “Sehingga nantinya dapat menemukan passion yang benar-benar sesuai dengan dirinya,β tandasnya.
Dirinya juga menekankan bahwa mengenali jati diri menjadi langkah awal untuk meraih keberhasilan. “Dengan memahami kemampuan dan minat pribadi, seseorang akan lebih mudah menentukan arah usaha, pekerjaan, maupun keterampilan yang ingin dikembangkan,” ujarnya.
Selain memberikan motivasi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi interaktif antara peserta dengan narasumber. Para remaja tampak aktif merespons pertanyaan yang diberikan oleh Camat Rejoso.
Suasana kegiatan berlangsung hidup dan penuh semangat. Ini karena para peserta diberi kesempatan menyampaikan pengalaman, kendala hingga harapan mereka terkait pengembangan diri dan dunia kerja.
Tidak hanya berfokus pada teori, kegiatan ini juga diarahkan sebagai langkah awal pembinaan berkelanjutan bagi remaja desa di Kecamatan Rejoso. Sebagai tindak lanjut, panitia melakukan pendataan peserta secara langsung. Mulai dari asal desa, status pendidikan maupun pekerjaan, hingga usaha yang sedang dijalankan.
Para peserta juga diminta mencatatkan nomor telepon untuk memudahkan koordinasi dan komunikasi lanjutan terkait program pembinaan berikutnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para remaja desa mampu lebih percaya diri dalam mengembangkan keterampilan dan potensi diri. Pemerintah Kecamatan Rejoso berharap generasi muda tidak hanya terpaku pada kemampuan akademik. Namun juga mampu menciptakan peluang melalui keterampilan, kreativitas dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Rangkaian kegiatan pembinaan berjalan lancar hingga selesai dan mendapat respons positif dari seluruh peserta yang hadir. Banyak peserta mengaku termotivasi setelah mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh wawasan baru tentang pentingnya mengenali kemampuan diri serta menentukan arah masa depan sesuai passion masing-masing. (dit)
kontributor: Dita Fatma Rianti, Anggota Karang Taruna Desa Jintel