Suluk ID โ€“ Merawat Islam yang Ramah Kirim Artikel

Gelar Pameran Turots dan Ijazahan Sanad, Semarakkan Muktamar NU

Redaksi

Jombang – Selama Muktamar NU digelar di Tambakberas tanggal 27-31 Agustus nanti, Nahdlatut Turots berbagai kegiatan terkait manuskrip kuno ulama Nusantara. Itu terungkap dalam pertemuan konsolidasi di Lesehan Lasiyem, Kaliwungu (13/8).

Hadir dewan pembina Nahdlatut Turots KH Ahmad Tajul Mafakhir, ketua KH Mohammad Utsman, ketua panitia Ayung Notonegoro dan jajaran Nahdlatut Turots. Dari pihak tuan rumah kegiatan diwakili KH Ahmad Lathif Malik dan KH Abdul Wahab Yahya.

KH Mohamad Utsman menjelaskan ada enam kegiatan yang akan digelar selama Muktamar NU. “Kesemuanya terkait dengan turots, manuskrip kuno dari para kiai seluruh Nusantara,” ujarnya.

Kiai muda akrab disapa Lora Utsman ini menambahkan, enam kegiatan itu bervariasi. “Mulai dari pameran, dauroh tahqiq, klinik, musyawarah besar, ijasahan sanad dan seminar,” tambahnya.

Ketua panitia Ayung Notonegoro menambahkan pameran turots akan digelar di sekitar makam KH Abdul Hamid Hasbullah. “Tepatnya di depan GOR Hasbullah Said, mulai hari Kamis (27/8) sampai Senin (31/8),” ujarnya.

Di lokasi yang sama, lanjutnya, juga akan digelar klinik turots. “Ada kelas preservasi tentang cara merawat manuskrip, digitalisasinya sampai kelas konsultasi terkait lebih dalam tentang turots,” imbuhnya.

Pendiri Komunitas Pegon Banyuwangi ini menambahkan dauroh tahqiq akan digelar di Pesantren Hidayatul Qur’an Peterongan. “Pelaksanaannya dua hari, Jumat dan Sabtu, kuota yang ada hanya 40 peserta, tapi yang daftar sudah 135 calon, ini sedang diseleksi panitia siapa saja yang lolos jadi peserta dauroh,” urainya.

Musyawarah besar (mubes), tambahnya, akan digelar hari Sabtu (29/8) siang. Lokasinya di Pondok Al-Muhajirin 3 Bahrul Ulum Tambakberas. “Ini ajang silaturahmi dan tukar pengalaman para pegiat turots, setidaknya 200 orang akan hadir dari seluruh Nusantara,” imbuhnya.

Dia berharap peserta mubes bisa berbagi pengalaman dengan kegiatan yang sudah dilakukan. “Karena nanti Muktamar NU tidak pergantian kepemimpinan saja, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat citra keilmuan,” pintanya.

Kegiatan Sabtu (29/8) malam, lanjutnya, adalah ijazahan sanad keilmuan di Masjid Induk Tambakberas. “Sudah ada 50 kiai sepuh yang diundang memberikan ijazah, baik dari dalam maupun luar negeri,” tambahnya.

Agenda puncaknya adalah seminar turots yang akan digelar di aula MAN 3 Tambakberas Jombang, Minggu (30/8). Peserta setidaknya 300 orang. Baik dari kalangan pesantren, kampus, ma’had aly maupun kolektor. Narasumber yang diundang beberapa guru besar dari dalam maupun luar negeri.

” Ada tiga tema panel yang akan dibahas sejak pagi hingga sore di seminar ini,” ujarnya. Ketiga tema itu meliputi kekayaan turots Nusantara, NU dan turots serta internasionalisasi turots.

Perwakilan Pondok Pesantren Tambakberas, KH Ahmad Lathif Malik mengapresiasi kegiatan-kegiatan turots yang akan digelar. “Terima kasih Nahdlatut Turots akan menggelar berbagai kegiatan selama Muktamar NU digelar, tentu akan memiliki nilai keilmuan yang kuat,” pungkas Gus Lathif, sapaan akrabnya. (muk)

kontributor: Mukani, humas panitia NT

Redaksi
Ditulis oleh

Redaksi

Suluk.id merawat Islam Ramah serta mengajak beragama yang menggembirakan

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Topik Populer