Suluk.ID – Merawat Islam yang Ramah Kirim Artikel

Safari Ramadhan, Santunan Yatim dan Pelantikan Pengurus MWCNU Diwek Jombang

Mukani

Jombang – Safari Ramadan digelar lagi oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Diwek. Putaran pertama ini digelar di Masjid Baitul Muttaqin Dusun Kedaton Desa Bulurejo, Selasa (3/3) malam.

Kegiatan dihadiri ratusan peserta. Mereka berasal dari pengurus MWCNU Diwek, lembaga, badan otonom, pengurus ranting NU se-Diwek, pengurus takmir masjid dan warga sekitar.

Dari perwakilan PCNU Jombang, hadir KH Nurul Fuad (wakil ketua) dan Abdul Malik (wakil sekretaris). Camat Diwek Agus Solihuddin juga hadir bersama Kapolsek, Danramil dan Kepala KUA Diwek. Ternasuk kepala desa Bulurejo beserta perangkatnya.

Rangkaian acara dimulai dengan jamaah shalat Isya dan tarawih berjamaah. Lalu dilanjut dengan shalawat Nabi dan santunan kepada 24 anak yatim.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Bulurejo masa khidmat 2026-2031. Pengambilan sumpah baiat dipimpin Ketua MWCNU Diwek KH Hamdi Sholeh.

Rais Syuriah PRNU Bulurejo Dr Khoirul Umam menjelaskan pengurus yang dilantik ini hasil musyawarah ranting. “Yang sudah digelar tanggal 4 Februari kemarin,” ujarnya.

Dirinya mengajak pengurus yang dilantik meneladani Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari. “Beliau memikirkan bagaimana warga NU imannya kuat, akhlaknya bagus dan menguasai sains secara profesional,” ujarnya.

Camat Diwek mengapresiasi kegiatan safari Ramadhan ini. “Semoga pengurus yang baru dilantik bisa bersinergi dengan pemerintah desa untuk menjaga ketenteraman dan kenyamanan, terutama di bulan suci Ramadan ini,” pintanya.

Dia memberi contoh ramainya sound horeg saat membangunkan sahur. “Ini jelas tidak sesuai dengan budaya NU,” ujarnya.

Saat memberikan tausiyah, KH Hamdi Sholeh menekankan pengurus harus aktif. “Tugas pengurus ranting NU adalah menggerakkan kegiatan di rantingnya masing-masing,” ujarnya. “Terutama rutinan pengajian Seloso Legi, itu bukan milik MWCNU Diwek, tapi milik para ranting,” imbuhnya.

Dia optimis PRNU Bulurejo akan makin maju. “Ketuanya Pak Abdur Rachman ini pensiunan TNI, pasti disiplin,” ujarnya.

Terlebih Rais Syuriah yang seorang dosen. “Kiai Khoirul Umam ini dosen, pasti lengkap ilmunya, jadi keduanya akan membawa PRNU Bulurejo akan makin mantap,” pungkasnya. (muk)

kontributor: Mukani, LTN MWCNU Diwek

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Topik Populer