Suluk.ID
Wednesday, December 10, 2025
  • Home
  • Ngilmu
  • Pitutur
  • Kekabar
  • Panutan
  • Pepanggen
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ngilmu
  • Pitutur
  • Kekabar
  • Panutan
  • Pepanggen
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
Suluk.ID
No Result
View All Result
Home Ngilmu

Turots Sebuah Tradisi Literasi yang Dimiliki Peradaban Islam

Refki Rusyadi by Refki Rusyadi
June 17, 2019
in Ngilmu
Share on Facebook

Turots. Sebuah istilah yang mungkin banyak dari kita yang sempat ngangsu kaweruh di pondok pernah bersinggungan dengan istilah turots ini. Pelbagai kitab kuning yang kita pernah maknani merupakan bagian dari turots itu sendiri. Walaupun pada dasarnya makna turots tidak melulu harus berupa teks.

Turots juga bisa disebut model literasi yang dimiliki oleh peradaban islam.

Saat ini mungkin tidak semua santri mengingat jika kitab kuning memiliki tiga jenis karakter model yang bisa kita kenali dari gaya selingkungnya termasuk saya.

Matan

Anda pasti tahu tentang matan. Ini adalah isi dari kitab jenis ini biasanya ditulis ringkas oleh penyusun. Banyak alasan mengapa penyusun menulisnya secara ringkas, global dan berbentuk nadzam. Ini semua bermaksud guna pembelajarannya mudah menghafal isi kitab itu lewat rima yang di susun seirama

Syarah

Istilah syarah itu kitab jenis ini biasanya berupa ulasan tentang kitab matan dan sedikit memberikan gagasan dari ulama lain atas pandangan seorang musonnif sebelumnya.

Hasyiyah

Jenis ini lebih berbeda lagi, Ia lebih bermuatan komentar atau ta’liq atas kitab model syarah. Entah komentar itu menolak atau menerima yang saya dapati gagasan dan argument para ulama tadi sangatlah bijak dan santun tanpa sedikitpun mencela.

Inilah warisan nyata dari peradaban literasi islam yang menyebar dari tanah Timur Tengah hingga ke Nusantara. Tidak sedikit pula putra Bangsa memberikan sumbangsihnya terhadap perkembangan dunia literasi islam semisal Imam Nawawiy Al-bantaniy, Syeh Mahfudz Al-Termasiy, Syeh Irsyad Al-Banjariy, Syeh Abdur Rouf Al-Singkiliy, Syeh Abdus Shomad Al-Palimbani dan masiKhh banyak lagi.

Wallahu a’lam bi Showab.

Refki Rusyadi

Dosen IAIN Tulungagung.

Tags: Kitab KuningTurots
Previous Post

Pondok Pesantren Lirboyo dengan Segala Ceritanya

Next Post

Tidak Perlu Malu Belajar dari Murid, Kiai Kholil Bangkalan Pernah Jadi Murid Kiai Hasyim

Related Posts

Solusi Atasi Kriminalisasi Guru

Solusi Atasi Kriminalisasi Guru

December 10, 2025
Nalar Dalam Beragama

Nalar Dalam Beragama

December 9, 2025
Menyebarkan Cahaya Dakwah Dalam Dunia Serba Digital

Menyebarkan Cahaya Dakwah Dalam Dunia Serba Digital

December 4, 2025
Menjawab Tantangan Zaman Melalui Syair KH. Bukhori Masruri

Menjawab Tantangan Zaman Melalui Syair KH. Bukhori Masruri

November 30, 2025
Next Post
Tidak Perlu Malu Belajar dari Murid, Kiai Kholil Bangkalan Pernah Jadi Murid Kiai Hasyim

Tidak Perlu Malu Belajar dari Murid, Kiai Kholil Bangkalan Pernah Jadi Murid Kiai Hasyim

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POPULAR

Solusi Atasi Kriminalisasi Guru

Solusi Atasi Kriminalisasi Guru

December 10, 2025
Nalar Dalam Beragama

Nalar Dalam Beragama

December 9, 2025
Artikel Guru PAl SD Tembus Jurnal Scopus Q1

Artikel Guru PAl SD Tembus Jurnal Scopus Q1

December 7, 2025
Load More

MORE ON TWITTER

ADVERTISEMENT

Suluk.ID © 2025

  • Redaksi
  • Tentang
  • Disclaimer
  • Kerjasama
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Ngilmu
  • Pitutur
  • Kekabar
  • Panutan
  • Pepanggen
  • Kirim Tulisan

Suluk.ID © 2025