Suluk.id, Nganjuk – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Wengkal Kecamatan Rejoso mulai menggeliat kembali. Terutama menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw.
Ini terlihat setelah digelar rapat kerja, Selasa (29/7) malam. Berlokasi di Masjid Baitussalam Desa Wengkal, banyak pengurus dan anggota NU hadir. Mulai jajaran syuriah maupun tanfidziyah.
“Rapat kerja yang membahas tentang kegiatan rutin tiap tahun ini sekaligus pembentukan Panitia peringatan Maulid Nabi,” ujar Hery Purwanto, ketua Lakpesdam MWCNU Rejoso yang turut hadir.
Kegiatan itu, lanjutnya, diakui sudah rutin digelar sekitar delapan tahun lalu. “Tahun ini disepakati berbentuk shalawatan dengan mengundang Majelis Sholawat Janur dari Bagor Nganjuk pada tanggal 27 Agustus 2025 malam,” imbuhnya.
Ketua Ranting NU Desa Wengkal Kiai Ahmad Qomari berharap agar seluruh pengurus ranting NU, banom dan lembaga NU untuk bahu membahu mendukung kegiatan ini. “Sekaligus membagi tugas pada porsinya masing-masing,” ujarnya.
Dia juga berharap agar perwakilan jamaah minimal mengirimkan dua utusan. “Pada kegiatan turba MWCNU Rejoso tanggal 30 Juli 2025 nanti di Ranting NU Desa Musir Lor,” pesannya.
Kiai Abdul Kholik, Rais Syuriah NU Desa Wengkal, menegaskan hal yang sama. “Saya mohon untuk para pimpinan jamaah supaya menggerakkan anggota jamaahnya agar hadir pada kegiatan nanti,” pintanya.
lni semua dilakukan, imbuhnya, sebagai bentuk khidmah bagi organisasi NU. “Semoga barokah untuk semuanya,” pungkasnya. (muk)
Dosen STAI Darussalam Krempyang Nganjuk