Suluk.id, Madiun – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Madiun menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) II. Kegiatan bertempat di NU Center Munggu Kecamatan Wungu, Sabtu (30/8).
Pada Muskercab ini, PCNU Kabupaten Madiun resmi mencanangkan empat program strategis. Keempatnya sebagai langkah konkrit dalam memperkuat peran NU di tengah masyarakat.
Keempat program tersebut meliputi penguatan sumber daya manusia (SDM), penguatan pendidikan, penguatan kesehatan dan penguatan filantropi.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Madiun Dr. Moch Munir menegaskan bahwa NU harus hadir memberikan manfaat nyata. “NU tidak cukup hanya menjadi organisasi besar secara jumlah, tetapi juga harus kuat secara kualitas,” ujarnya.
Kemajuan NU di Madiun, lanjutnya, tergantung kepada perhatian besar pada peningkatan SDM kader, pengembangan lembaga pendidikan dan layanan kesehatan yang terjangkau. “Termasuk gerakan filantropi yang berbasis kemandirian umat,” imbuhnya.
Hal senada disampaikan KH. Anwar Sholeh Azarkoni, Penasihat Pantia Muskercab. Dia menyampaikan bahwa empat program strategis ini bukan sekadar slogan. “Melainkan roadmap jangka panjang yang melibatkan seluruh elemen NU,” ujarnya.
“Kami ingin memastikan bahwa program ini tidak berhenti di atas kertas, sehingga harus ada langkah teknis, target capaian dan sinergi lintas lembaga NU,” tambahnya. Ini menurutnya akan menjadi arah kebijakan PCNU Kabupaten Madiun dalam waktu lima tahun ke depan.
Ditemui di lokasi acara, ketua Panitia Muskercab Wahyu Winarko menambahkan, seluruh jajaran pengurus, banom dan lembaga NU akan dilibatkan secara aktif. “Implementasi empat program strategis ini harus kolaboratif,” katanya.
Kaderisasi SDM, lanjutnya, akan digerakkan melalui pelatihan berjenjang. Begitu juga penguatan pendidikan dengan sinergi madrasah dan masjid.
“Bidang kesehatan dengan klinik NU serta filantropi melalui BMT dan LazisNU,” imbuhnya. “Semua bergerak bersama untuk kemandirian NU Madiun,” terangnya.
PCNU Kabupaten Madiun, melalui pencanangan empat program strategis ini, diharapkan semakin solid dan mandiri. “Terutama memberi kontribusi nyata bagi kebangkitan umat serta kemajuan bangsa,” pungkasnya.
Rangkaian agenda Muskercab diawali dengan menyanyikan lagu lndonesia Raya dan mars Subbanul Wathon. Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Forkopimda tampak hadir sebagai tamu undangan.
Sidang pada Muskercab dibagi menjadi tiga kali sidang pleno. Sedangkan persidangan komisi meliputi keorganisasian, rekomendasi dan keagamaan.
Selama kegiatan Muskercab berlangsung, peserta mengikuti secara khidmat dan tertib. Rangkaian acara ditutup doa oleh Dr KH Musthofa, Rais Syuriah PCNU Kabupaten Madiun. (amk)
Kontibutor: Ali Makhrus, PC GP Ansor Kabupaten Madiun
Suluk.id merawat Islam Ramah serta mengajak beragama yang menggembirakan