Mungkin terbilang langka, untuk saat ini seorang sarjana muslim asli Nusantara mampu menyerap dengan baik keluhuran dua kutub pemikiran Barat dan Timur di Usia yang masih muda. Saya sebut Barat, karena frame nalar liberalnya beliau dapati sejak kuliah di Amerika, dan saya ambil diksi Timur, karena Beliau adalah seorang santri pondok salaf tulen, itu terlihat […]
Bahwa kita, atau lebih tepatnya saya terkadang lupa menangkap janji Tuhan yang akan – sudah terpenuhi. Tuhan menggunakan kata “Qad” sebagai bentuk kesungguhan atas apa yang akan terjadi, dalam hal ini bertemu dengan kata kerja yang berarti datang (“Ja’a”) dengan bentuk kata kerja mudhari’ atau bermakna sedang – sekarang. Yang berarti Tuhan menegaskan apa yang […]
Salah satu karakter beragama Ahlussunnah Wal Jama’ah yang paling menonjol adalah tawassuth. Tawassuth atau moderat adalah berada di tengah-tengah, tidak terjebak pada titik-titik ekstrim, tidak condong ke kiri atau cenderung ke kanan. Seimbang antara dalil aqli (akal) dan naqli (teks kitab suci), tidak memihak tetapi lebih lebih bersifat menengahi. Dalam kehidupan sehari-hari, tawassuth terkespresi pada […]
Kiai Hasyim Asy’ari dan Kiai Ahmad Dahlan adalah teman dekat yang bersama-sama belajar ilmu yang sama, guru yang sama, kitab yang sama dan ajaran-ajaran ahlussunnah waljama’ah yang sama. Keduanya adalah teman dekat sekaligus akrab dalam menuntut ilmu dan mengembangkan keilmuannya, baik ketika masih di tanah air maupun ketika sudah berangkat ke tanah suci Mekkah. Di […]