Bojonegoro โ Kabar membanggakan datang dari hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) Tahun 2026. Sebanyak 72 calon mahasiswa asal Kabupaten Bojonegoro dinyatakan lolos seleksi dan diterima di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Berdasarkan data yang dihimpun, puluhan mahasiswa tersebut tersebar pada 25 program studi dengan kecenderungan pilihan pada bidang keilmuan sosial-humaniora berbasis keislaman. Program studi Psikologi Islam menjadi yang paling diminati, diikuti oleh Ekonomi Syariah, serta program studi kependidikan seperti Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Tadris Biologi.
Dominasi pilihan tersebut menunjukkan bahwa minat calon mahasiswa dari Bojonegoro masih terfokus pada bidang kependidikan dan keislaman terapan. Hal ini sekaligus mengindikasikan bahwa profesi pendidik tetap menjadi pilihan strategis dan relevan di tengah kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, pada skala nasional, hasil SPAN-PTKIN 2026 mencatat sebanyak 82.274 siswa dinyatakan lulus seleksi dari seluruh Indonesia. Capaian ini menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2026 yang juga Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof. Dr. Abdul Aziz, menyampaikan bahwa kelulusan SPAN-PTKIN merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat dan berbasis prestasi akademik siswa.
Ia juga mengajak para peserta yang belum berhasil pada jalur SPAN-PTKIN untuk tetap semangat dan memanfaatkan peluang pada jalur seleksi berikutnya.
โMasih terbuka kesempatan melalui jalur Ujian Masuk PTKIN (UM-PTKIN) yang akan segera dibuka,โ ujarnya.
Diketahui, pendaftaran UM-PTKIN 2026 dijadwalkan mulai 13 April 2026, sehingga para calon mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.
Secara umum, hasil ini mencerminkan bahwa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung semakin dipercaya sebagai tujuan studi, khususnya oleh masyarakat Kabupaten Bojonegoro. Ke depan, penguatan strategi komunikasi dan promosi program studi diharapkan dapat mendorong pemerataan minat serta memperluas pilihan calon mahasiswa sesuai dengan potensi dan kebutuhan zaman.