Saturday, September 19, 2020
Wahyu Eka Setyawan

Wahyu Eka Setyawan

Warga Nahdlatul Ulama, pekerja sosial

Playlist Progresif Qasidah Modern Legendaris Nasida Ria

Playlist Progresif Qasidah Modern Legendaris Nasida Ria

Nasida Ria yang berisi perempuan progresif mendadak terkenal kembali, setelah ada postingan di media sosial yang mengunggah potongan video musik berjudul Tahun 2000. Mereka sendiri seperti hilang melennyap ditelan oleh bumi, tidak ada lagi musik-musik di kondangan yang memutar lagu-lagu mereka. Saya masih ingat setiap ada hajatan warga, baik sunatan maupun kawinan, saat menjelang senja tiba. Lagu-lagu seperti Kota Santri, Perdamaian, Pengantin Baru dan lain-lain,...

Begini Sebaiknya Sikap Kita dan Corona

Merenungkan Munculnya Wabah Covid-19 dalam Perspektif Fiqh Sosial KH. Sahal Mahfudz

Tanggal 1 Romadhon 1441 Hijriyah yang jatuh pada tanggal 24 April 2020, memiliki kesan tersendiri bagi umat Islam di seluruh dunia. Sebab pada gelaran ibadah puasa kali ini, kita dihadapkan dengan munculnya suatu wabah atau epidemi bernama Coronavirus Disease 19 (Covid-19). Epidemi ini diakibatkan oleh infeksi virus Corona bernama Sars-Cov-2 pada manusia, sehingga mengakibatkan tubuh mengalami aneka gangguan, seperti adanya demam tinggi, batuk dan pilek...

Melestarikan Lingkungan, Menjaga Kemanusiaan

Melestarikan Lingkungan, Menjaga Kemanusiaan

Tidak ada yang lebih baik dari kemanusiaan dan kelestarian lingkungan hidup, karena hakikatnya tujuan manusia ialah hidup tentram dan aman. Terhindar dari segala marabahaya yang dapat merengut nasib, keturunan, harta benda, kewarasan dan ketakwaan. Kerusakan lingkungan yang masif dapat menyebabkan banyak mudhorot, salah satunya hilangnya sisi kemanusiaan. Seperti kala air sudah menipis, hanya tersisa satu sumber saja, pasti kita akan berlomba bahkan rela menyakiti orang...

Belajar Memaknai Ikhlas yang Sebenarnya

Belajar Memaknai Ikhlas yang Sebenarnya

Ikhlas itu sesuatu yang sungguh sangat berat untuk dijalankan. Bagaimana tidak, setiap hal yang kita lakukan masih saja 'pamrih' berharap ada sesuatu yang sifatnya resiprokal (timbal balik). Misalnya kita bersedekah, selalu saja mengharapkan pahala agar kelak selamat dunia akhirat. Lalu, dalam membantu orang lain, di lubuk hati terdalam kita pasti mengharapkan ada balasan di suatu saat kelak. Belajar dari definisi ikhlas sepengetahuan al-fakir ini yakni...

Puasa dan Komunikasi Transendental

NU Lahir Dari Basis Perdesaan, Salah Satunya NU Tuban

Nahdlatul Ulama berdiri pada tanggal 31 Januari 1926 dalam kalender masehi, dan 16 Rajab 1344 Hijriah jika berpatokan pada kelender Islam. Menurut catatan dari Kyai Saifuddin Zuhri dalam K.H. Abdul Wahab Hasbullah: Bapak dan Pendiri NU, mengatakan NU berdiri melalui kesepakatan panjang, kala merumuskan gerakan baru yang berbasis kaum tradisionalis saat itu. Di kediaman Kyai Wahab, para ulama akhirnya bersepakat untuk mendirikan organisasi santri-kyai dengan...

sunan drajad

Mengimplementasikan Ajaran Sosial Relijius Sunan Drajat

Angka kemiskinan di Indonesia yang baru-baru ini diributkan banyak praktisi hingga akademisi, menjadi satu data yang menggambarkan realitas kekinian. Di mana memang cukup susah menempatkan kemiskinan dalam suatu hal yang baku. Tetapi di sini penulis ingin mengutip data yang disediakan oleh BPS, sebagai ilustrasi awal untuk menuju abstraksi tentang kemiskinan. Pemerintah Indonesia melalui BPS menyebutkan jika angka kemiskinan di Indonesia telah menurun, dari angka 9.66...

Idul Fitri, Perilaku Konsumtif dan Esensi Puasa

Idul Fitri, Perilaku Konsumtif dan Esensi Puasa

Momen idul fitri selalu ditunggu-tunggu oleh banyak khalayak, baik mereka yang berpuasa maupun tidak. Ibarat sebuah hal yang sudah mendarah daging, idul fitri telah menjadi bagian dari budaya yang tak bisa dilepaskan begitu saja. Karena di momen inilah setiap orang akan berkumpul dengan sanak keluarga, membagi kisah selama diperantauan atau paling tidak bagian dari memperat tali silaturahim. Namun, disisi lain idul fitri merupakan situasi yang...